Senin, 29 November 2010

Indonesia Vs Malaysia

http://fadielajah.files.wordpress.com/2009/07/budi-ok-coy1.jpg



Nih Gan Langsung Aja Cekidot :


INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh (klau saling tuduh bisa rame ye...)

INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa ... (please deh ach...)

INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi (Kalo Laut hentak2 aer kali yach?)

INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin (awas masuk angin, bahaya tuh)

INDONESIA : 'Pasukaaan bubar jalan !!!'
MALAYSIA : 'Pasukaaan cerai berai !!!' ( parah nih orang)

INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi ( bageimana coba ? )

INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki (bener juga sih...)

INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit (????)

INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut( bergelayut apanya coba,,haha)

INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan (kalo breakdance apaan? )

INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam ( yuukk marie,)

INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah(kyak nwar di pasar impress gan)

INDONESIA : gratis bicara 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit( bpak loe percuma)

INDONESIA : tidak bisa
MALAYSIA : tak boleh

INDONESIA : WC
MALAYSIA : tandas

INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling ( ngarep banget di malingin yak mpe ditungguin )

INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau( klo aduk kopi=kacaukan kopi donk)

INDONESIA : Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar

INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan

INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar (klau Dea imut, jadinya Dea comel yach..)

INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara (kepala negara apa donk???)

INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk

INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan

INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku(wkwkwkwkw)

INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang (maksud loe..??ngeres banget ni malay)

INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang ( kalo tidur malem "gelap tengkurep" donk)

INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam

INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan

INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam

INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut

INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar

INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh (apenye yang dikawal coba)

INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk(wah ademmm,,,)

INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual( bilik asmara aja,,haha)

INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat( pikiran loe tak sihat,,hihi)

INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke bandar

INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal (suntik kale..???)

INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan ( untung bukan ketibanan )

INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok( pakaian loe seronok)

INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang(televisi=panggung sandiwara kali…hehe)

INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila( keluarga loe yg gila)

INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila ( lu gilaaaaaaaaaaa )

INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah( enak kali yaa,,,)

INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan( nah klo UGD apaaan tuh??)

INDONESIA : hantu pocongkk
MALAYSIA : hantu Bungkus ( pesen atu donk bang!!!)

Kata-Kata Mutiara di Naruto




1. “Kalau mau saling mengerti, lakukan saja setelah membuat lawan mengalami hal yang sama” (Yahiko, chapter 372)

2.
Biar aku yg melepaskan kutukan itu, kalau memang ad kedamaian biar aku yg menemukannya. Aku takkan menyerah dan sebaiknya kau tdk menngguku untuk menyerah. (Nagato and Naruto)
2. “Aku hanya ingin melindungi mereka, walau harus menjalani penderitaan seperti apapun” (Nagato, chapter 373)

3. “Penderitaan membuatku semakin kuat dan berkembang” (Pain, chapter 474)

4. “Shinobi yang melanggar aturan memang disebut sampah, tetapi shinobi yang meninggalkan sahabatnya lebih rendah dari sampah” (Uchiha Obito)

5. “Aku tak akan menarik kembali kata-kataku, karena itulah jalan ninjaku” (Uzumaki Naruto)

6. “Selemah apapun musuhku, aku tidak akan meremehkan mereka” (Aburame Shino)

7. “Kau lemah, kenapa kau lemah??? Soalnya kurang sesuatu, yaitu kebencian” (Uchiha Itachi)

8. “Seni itu adalah sesuatu yang rapuh, yang menghilang dalam sekejap” (Deidara)

9. “Aku tersesat di jalan yang bernama kehidupan” (Hatake Kakashi)

10. “Sepertinya aku harus meninggalkan Konoha demi menyelamatkan Konoha” (Jiraiya)

11. “Manusia tak kan pernah bisa menang dari rasa kesepian” (Gaara)

12. “Yang diperlukan oleh Shinobi bukan jumlah jutsu yang dapat dikuasainya, tetapi yang diperlukan Shinobi adalah tekad pantang menyerah” (Jiraiya)

13. “A loser is a loser” (Neji Hyuuga)

14. “Kemampuan individu seorang ninja memang penting, tetapi yang lebih penting lagi adalah kerjasama tim” (Hatake Kakashi)

15. “Kalau tanganku patah, akan ku tendang dengan kakiku ini. Kalau kakiku patah, akan ku gigit dengan gigiku ini. Kalau gigiku dihancurkan juga, akan ku lihat dengan dengan tatapan penuh kebencian. Dan kalau mataku dihancurkan juga, akan ku gunakan kutukan untuk melawannya, aku pasti akan mengembalikan Sasuke” (Uzumaki Naruto)

16. “Shinobi bukan dilihat dari cara hidupnya, tetapi bagaimana ia mati” & “Kehidupan Shinobi dinilai bukan dari bagaimana menjalaninya, tetapi dari apa yang sudah dilakukannya” (Jiraiya)

17. “Semua orang hidup terikat dan bergantung pada pengetahuan atau persepsinya sendiri, itu disebut kenyataan. Tetapi pengetahuan atau persepsi itu sesuatu yang samar. Bisa saja kenyataan itu hanya ilusi, semua orang hidup dalam asumsi” (Uchiha Itachi)

18. “Masa depanmu adalah kematian” (Hatake Kakashi)

19. “Kau gagal tetapi masih bisa mampu bangkit kembali, karena itu menurutku arti dari kuat yang sebenarnya” (Hinata Hyuuga)

20. “Aku akan menolongnya meski harus mengorbankan nyawa karena dia adalah temanku” (Shikamaru Naara)


21."Ninja Yang Paling Buruk adalah Ninja Pengkhianat Desa... Ninja Yang Lebih Buruk Dari Ninja Pengkhianat Desa Adalah Ninja Yang Membiarkan Temannya Dalam Bahaya....!!!" (Kakashi Hatake)


22.".. seperti apapun juga.. aku akan terus melangkah dan melangkah untuk menolong sasuke, walau harus mempertaruhkan nyawa seperti apapun.."( Naruto Uzumaki)

23."jangan tarik kata katamu..sekalipun itu akan membawamu kepada kehancuran..karena kau laki laki,,dan itu adalah jalan ninjamu..(uzumaki naruto)

24."Kau adalah anaku, dan dengan kekuatan Kyuubi kau akan membangun kembali Konoha!"
( Minato Namikaze)

25."aku ini tidak punya orang tua, aku selalu mrasa sendiri
sluruh orang didesaku memandangku dengan tatapan kebencian, mereka menganggapku monster, sampai-sampai keberadaanku pun tidak mereka hargai, tetapi ada satu orang yang mengakui keberadaanku, ia adalah orang yang pertama kali mengakui kalau aku ini ada, dan selamanya takkan ku biarkan ia pergi, ia adalah sasuke
, sasuke adalah teman terbaikku" (Uzumaki Naruto)

26. "aku lebih menyayangi sasuke sebagai temannya, melebihi kau yang saudaranya sendiri" (Uzumaki Naruto)

27. "Tanpa arah dan tujuan, tidak ada gunanya seorang ninja hidup di dunia ini" (Guy Maito)

28. "kalau rasa keadilanmu menurun berarti kau melemah, dibawah rasa keadilan tidak ada kelemahan apapun!" (Kakashi Hatake)

29. "Kegagalan juga menyenangkan, hidup dengan kepercayaan bahwa cobaan itu berguna untuk menempa diri sendiri" (Jiraiya)

30. "I used to cry and give up,, I nearly went to the wrong way but you.. you always show me the right way. I always chasing you... wanting to overtake you.. I just wanna talk with you.. I wanted to be with you.. you changed me.. your smile saved me"
so I'm not afraid to die protecting you.......... Because "I LOVE YOU" (Hinata Hyuuga)

31. "Seseorang akan menjadi kuat apabila melindungi seseorang yang dicintainya" (Haku)

32."Aku hanya ingin hidup seperti awan. Bebas, dan tenang. Ketika aku tua nanti, aku mempunyai seorang istri dan mempunyai 2 anak, satu laki-laki dan satu perempuan, lalu aku meninggal duluan, dan begitulah kehidupanku berlangsung. Sayangnya semua tidak semudah itu, merepotkan sekali!" (Shikamaru Nara)

33. "Aku sekarang bisa melihat segala sesuatu yang tidak bisa kulihat sewaktu aku masih menjadi manusia" (Pain)

34. "Jalan hidup seorang murid adalah warisan dan estimasi dari sang guru" (jiraiya)

35. "Saat kau mengenal kasih sayang , kau juga menanggung resiko kebencian" (Itachi Uchiha)

36. "Keberuntungan juga merupakan kekuatanmu" (Guy Maito)

37. "Sudah kubilang, aku ya aku, kamu ya kamu, soal siapa yang lebih hebat itu cerita yang membosankan" (Shikamaru Nara)

38. "Kau adalah jenius dalam kerja keras (Guy Maito to Rock Lee)

39. "Someone who don't know pain will not know how true peace is like" (Pain)

40. "Memanjakan dan mengasihani itu berbeda" (Yamato)

41. "Jutsu is not the only weapon, I tell you that!" (Shikamaru Nara)

42. "When people get hurt, they learn to hate" (Jiraiya)

43. "Daripada suapan terakhir makanan selezat apapun atau diejek gendut, aku lebih tidak bisa memaafkanmu kalau kau menghina sahabatku !!!!!" (Chouji Akimichi)

44. "Seni itu abadi dan akan selalu dikenang" (Sasori)

45. "Aku tidak suka dengan orang yang membohongi dirinya sendiri ditengah turunnya salju" (Uzumaki Naruto)

46. "Tidak Semua Mimpi dan harapan akan terwujud sesuai dengan keinginan kita" (Orochimaru)

47. "Untuk mencapai tujuan akhirmu, kamu harus bersabar" (Tobi)

48. "Ular yang melata di tanah bermimpi terbang di angkasa itu hal yang mustahil. Kau yang ingin melakukan sesuatu dan mengincar anak ayam di sarang, malah berbalik diincar oleh mata rajawali yang terbang tinggi di langit" (Sasuke Uchiha to Orochimaru)

49. "Keadilanmu adalah membunuhku dan akatsuki, keadilanku adalah balas dendam terhadap konoha, semua ada latar belakang yang benar, lalu apakah kau dapat menjawab apa itu keadilan?" (Pain to Naruto)

50. "Renge (teratai) konoha bersemi dua kali, saat kita bertemu lagi nanti aku berjanji akan menjadi orang yg lebih kuat" (Rock Lee to Sakura)

Quote:
Spoiler for Kata-Kata Mutiara di Naruto:

51. "Kalau kau yakin dengan takdirmu, maka sejak awal seharusnya kau tidak mengikuti pertarungan ini!!!" (Naruto to Neji)

52. "Seseorang yang gagal menolong temannya tidak pantas menjadi hokage.." (Uzumaki Naruto)

53. "I never go back on my own words" (Uzumaki Naruto)

54. "Anak-anak yang mulai sekarang akan mengemban Konoha, itulah raja Konoha" (Shikamaru Nara & Asuma Sarutobi)

55. "Jika kamu percaya dengan impianmu aku akan membuktikan padamu bahwa kamu bisa meraih impianmu hanya dengan bekerja keras" (Rock Lee)

56. "Kalau itu artinya cerdas... bodoh selamanya pun aku tak keberatan" (Uzumaki Naruto)
Spoiler for Penjelasan bagi yang nggak ngikutin Naruto:
Yang diucapin Naruto ke gurunya Jiraiya, waktu Jiraya bilang kalo dia pengen nerusin nyelametin temannya sekaligus sahabatnya, Sasuke mengindikasikan dia itu bodoh


57."Untuk mendapatkan sesuatu, kau harus rela mengorbankan sesuatu yg lain (Tayuya)


58. "If there's such a thing as peace,i will find it. I won't give up! (Nagato)

59. "Aku harus percaya pada diriku sendiri, percaya bahwa aku adalah orang yang mereka percaya" (Uzumaki Naruto, chapter 495)

60. "ART IS A BLAST !!!" (Deidara)

61. "Berbeda denganmu, jabatan hokage pasti akan kudapatkan, karena menjadi hokage adalah cita-citaku" (Uzumaki Naruto)

62. Zabuza: "Tidak ada orang yang mampu mengalahkanku"
Naruto: "Catat aku sebagai orang pertama yang melakukannya"

63. "Menunggu dan membuat orang lain menunggu adalah hal yg kubenci" (Sasori)

64. "Lelaki manjadi semakin kuat saat ditolak.." (Jiraiya)

65. "There is a time when a guy must take a difficult decision" (Uchiha Itachi)

66. "Jika kau menungguku untuk menyerah, kau akan menungguku selamanya" (Naruto Uzumaki)

67. "Takdir setiap manusia memang telah ditentukan sejak mereka lahir, tetapi dengan kerja keras kita dapat mengalahkan takdir" (Naruto Uzumaki)

68. "Kau adalah daun yang bermandikan sinar matahari, aku adalah akar yang tumbuh dan membusuk di kegelapan" (Danzo)

69. "Faith is better than any plan" (Nagato To Jiraiya)

70. "Sampai matipun aku akan mengejar cita-citaku" (Naruto Uzumaki)

71. "Parents do believe in their children (Minato to Naruto inside Naruto)

72. "It's ok, after all, I'm the fourth son (Naruto to Minato inside Naruto)

73. Kushina : "What is the product of Konoha Yellow Flash and Red Habanero?"
Naruto : "Konoha Orange Hokage"

74. "If you want to kill me, curse me, hate me, live your ugly life, run and run, cling to your life" (Uchiha Itachi)

75."Semua yang memiliki bentuk, suatu saat akan membusuk" (Orochimaru)

76. "Suatu saat nanti kita juga harus menjadi orang yang dipercayakan, bukan lagi orang yang mempercayakan, kalau mau jadi shinobi keren seperti Guru Asuma atau Guru Kakashi" (Shikamaru Nara)

77. "Dia memang jelmaan rubah ekor sembilan,tapi kau harus ingat..dia berbeda dengan muridku yg lain,dia adalah murid kesayanganku" (Iruka Umino to Mizuki)

78. "If you're shinobi, then fight with knowledge of your surroundings" ( Shikamaru Nara)

79. "An expert with stone, can beat a novice with a shuriken (Sasuke Uchiha)

80. "Aku akan melepaskan kutukan itu, kalau memang ada kedamaian, aku akan menemukannya, aku tak akan menyerah" (Naruto Uzumaki)

81. "Ninja itu harus mampu melihat yang terdalam dari yang terdalam" (Kakashi Hatake)

82. "Now there's something I understand a little better. Hate, sadness, even joy. to be able to share it with another person...Naruto Uzumaki from fighting him i learned that. he knew pain like i did and then he taught me that you can change your path. I wish that one day i can be needed by someone. Not as a frightening weapon...But as the sand's Kazekage...(Gaara)

83. "Kalian hanya hidup sekali. Jalani kehidupan dan matilah dengan jalan kehidupan yang kalian inginkan.Tapi apapun jalan yg kalian pilih, jangan lupa untuk melindungi orang yg berharga dalam hidup kalian" (Minato Namikaze)

84. "The power to believe in yourself... That becomes the power that changes destiny" (Genma Shiranui)

85. "When captured birds grow wiser, they try to open the cage with their beaks. They don't give up, because they want to fly again" (Genma Shiranui/wasit Naruto-Neji)

86. "There is no point in training hard if you do not believe in yourself" (Gai Maito)

87. "You only live once! You need not choose an impossible path. You may live as you like, die as you like... Just... no matter what path you choose... never forget to protect those who are precious to you!" (Sarutobi Hiruzen/Sandaime)

88. "Protect whatever is important to you with these two arms, no matter how tough or sad it is, even if it costs you your life" (Kaiza-Fisherman at Land of Waves)

89. "Love breeds hatred" (Madara Uchiha)

90. "Ada satu hal yang pasti dan telah dibuktikan oleh sejarah.... bahwa manusia adalah makhluk yang sampai kapanpun tidak akan bisa saling memahami..." (Pain)

Wajah-Wajah MR. Bean

Mr. Bean (1001 wajah)






















Rabu, 24 November 2010

PERSETUJUAN SEBELUM PACARAN

Persetujuan Sebelum Pacaran

    Memulai suatu hubungan atau yang lazimnya dikatakan sebagai berpacaran merupakan sesuatu hal yang menyenangkan. Ya, mengapa menyenangkan? Karena pasangan kita boleh dikatakan sebagai sekutu kita.
Dalam Pengkotbah dinyatakan bahwa: berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!
Berpacaran merupakan suatu persekutuan terkecil yang dapat menguatkan satu dengan lainnya. Saling menolong untuk membentuk karakter menjadi semakin indah di hadapan Tuhan, itulah salah satu tujuan persekutuan indah ini.

    Bukan hanya dalam hal karakter, tapi juga dalam memikul beban dan persoalan. Dengan adanya pasangan, kita memiliki partner yang tepat untuk berbagi masalah, saling mendoakan, dan saling menguatkan.
Di Matius dikatakan dengan jelas mengenai hal ini: sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka. Bukan hanya untuk saling menolong, tapi ketika berpacaran dengan benar sehingga dapat memuliakan nama Tuhan, di sana Tuhan hadir.
Indah sekali bukan? Permasalahannya adalah untuk memulai suatu hubungan yang indah tersebut, diperlukan suatu persetujuan. Seperti dikatakan dalam Amos: berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

    Persetujuan sebelum dimulainya suatu hubungan pacaran ini sangat penting. Mengapa demikian? Karena persetujuan awal ini akan menentukan arah dari hubungan pacaran yang terjadi.
Tanpa adanya persetujuan ini, maka masing-masing pihak dapat memiliki pemahaman dan pengharapan yang keliru dalam hubungan tersebut. Pihak yang satu ingin mengarah ke utara, yang lain ingin mengarah ke selatan.
Jika hal itu yang terjadi, tentu saja bagaimana mungkin untuk dapat berjalan dalam arah yang sama? Bagaimana mungkin untuk dapat berjalan dalam tujuan yang sama? Bahkan, bagaimana mungkin untuk menjaga dan mempertahankan hubungan itu sendiri?

   Berikut ini akan saya berikan beberapa hal yang kiranya perlu disetujui bersama sebelum dimulainya hubungan pacaran:

1. Pemahaman mengenai makna berpacaran itu sendiri.
Tidak semua orang memahami bahwa berpacaran merupakan sarana saja bagi hubungan yang lebih lanjut (pernikahan) dan untuk lebih membantu untuk mencapai visi dan misi yang Tuhan beri. Ada juga yang memahami bahwa pacaran adalah sarana untuk bersenang-senang (have fun), memiliki orang yang dapat menemani aktivitas (activity partner), dan memenuhi kebutuhan (akan rasa memiliki suatu hubungan, untuk tidak merasa sendiri lagi, dll).
Jika dua orang yang terlibat dalam hubungan pacaran ini ternyata yang satu memiliki pemahaman yang pertama, sementara yang satunya lagi tidak, tentu saja akan menimbulkan masalah yang cukup besar di kemudian hari.

   Benar bahwa berpacaran dengan orang yang tepat akan membuat timbulnya rasa senang, memiliki activity partner, dan memenuhi kebutuhan juga; tetapi tidak berhenti sampai di sana saja. Kalau hanya berhenti sampai di sana, maka sesungguhnya teman dekat atau keluarga pun dapat memenuhi tujuan itu.
Kalaupun dua orang ini sama-sama memiliki pemahaman bahwa pacaran adalah untuk tujuan yang kedua, sesungguhnya lebih baik bagi keduanya untuk bersahabat saja. Karena tujuan kedua semata, tanpa tujuan pertama; bukanlah merupakan hal yang tepat untuk memulai berpacaran.

2. Pemahaman mengenenai kesamaan level komitmen.
Jika satu pihak berpikiran bahwa berpacaran itu proses mencoba-coba sehingga jika menghadapi masalah langsung mengatakan untuk putus, sementara pihak yang satunya berpikiran bahwa pacaran itu walaupun belum merupakan titik komitmen mutlak, tetapi merupakan suatu proses yang tidak bersifat mencoba-coba; maka hal ini dapat menimbulkan suatu masalah yang berat.
Sulit dua orang dapat berjalan bersama jika tidak berjanji, jika tidak memiliki kesamaan pemahaman mengenai level komitmen. Jika satu pihak berpikir bahwa memiliki pacar lain itu hal yang wajar saja, sementara pihak yang lainnya berpikir bahwa pacaran itu hanya dengan satu orang saja; jelas akan timbul konflik yang besar.
  
     Bagi yang masih berpikiran bahwa dapat memiliki pacaran lebih dari satu orang pada satu waktu, tentu saja sebenarnya bagi yang bersangkutan belum tepat untuk memulai hubungan pacaran. Hal yang lebih tepat bagi yang bersangkutan adalah bersahabat.
Mengapa demikian? Kalau bersahabat, maka tidak ada suatu komitmen untuk terikat dengan satu orang. Sementara kalau berpacaran jelas hanya ada komitmen dengan satu orang, tidak dengan yang lainnya.
Perlu sekali persetujuan dari awal sebelum hubungan terjadi untuk memperoleh pemahaman yang sama mengenai komitmen hubungan ini.

3. Bentuk hubungan dengan lawan jenis.
Berteman dengan lawan jenis yang lain, tentu saja itu hal yang normal. Hanya saja perlu dibuat persetujuan tingkat kedekatan dengan lawan jenis lain yang dapat diterima.
Misalnya adalah apakah kedua pihak tidak bermasalah bila pasangannya pergi berdua dengan lawan jenis yang lain (dalam konteks sebagai teman)? Perlukah suatu bentuk informasi kepada pasangannya berkaitan dengan hal tersebut?

    Hal-hal seperti ini kecil, namun jika sudah terjadi kasusnya bisa menjadi suatu konflik yang besar. Persetujuan sebelum pacaran dimulai akan mengurangi banyaknya konflik yang tidak perlu.

4. Frekuensi dan cara berkomunikasi.
Setiap orang merupakan individu yang unik. Karena setiap orang bersifat unik, setiap orang memiliki gaya, pembawaan, karakter, kebutuhan, dan penerimaannya masing-masing. Hal ini juga terkait dalam hal komunikasi.
Frekuensi dan cara berkomunikasi ini perlu untuk didiskusikan dari awal. Tingkat frekuensi dan cara berkomunikasi yang dipilih ini perlu disetujui oleh kedua pihak. Mungkin saja jika kedua pihak yang akan berpacaran ini tidak memiliki style atau gaya berkomunikasi yang berbeda.
Dalam hal itu diperlukan pembicaraan untuk saling memahami kebutuhan pasangan. Selain menyesuaikan (beradaptasi) dengan karakter dan kebutuhan pasangan, juga perlu belajar untuk menyeimbangkan antara membuat pasangan mengerti kebutuhan Anda dan belajar untuk mengerti kebutuhan pasangan Anda dalam hal komunikasi.

5. Mekanisme penyelesaian konflik.
Konflik sesungguhnya juga merupakan hal yang baik dalam hubungan pacaran. Jika suatu hubungan datar terus tanpa adanya konflik, cenderung menimbulkan rasa bosan dalam hubungan. Selain itu, konflik ini merupakan hal yang wajar terjadi.

    Saat dua orang dengan perbedaan latar belakang, karakter, kebutuhan, gender memutuskan untuk berpacaran, tentu saja akan banyak perbedaan yang terjadi. Dua orang yang berbeda kemungkinan besar dapat memandang suatu hal secara berbeda.

    Hal itu bisa menimbulkan konflik. Mekanisme penyelesaian konflik perlu dibicarakan dari awal hubungan. Contoh: apakah saat ada suatu masalah akan langsung dibahas ataukah akan menenangkan diri dulu untuk menyelesaikan masalah? Jika akan menenangkan diri, maka akan mengambil waktu berapa lama? Misalnya saja demikian.

    Persetujuan sebelum mulai berpacaran mungkin tidak perlu dibuat secara formal. Bisa saja dibicarakan secara santai, akan tetapi ketika terjadi permasalahan hal-hal yang telah dibicarakan itu bisa menjadi pijakan untuk bertindak. Dengan demikian dapat mengurangi kepusingan yang tidak perlu.

   Berpacaran pasti akan ada saja masalah dan konflik di dalamnya. Hanya saja dengan adanya persetujuan (pembicaraan) dalam awal berpacaran akan mengurangi masalah dan konflik yang tidak perlu.

10 KRITERIA CALON ISTRI YANG BAIK

     Setiap orang pasti inginnya pernikahan mereka abadi alias hanya sekali dalam seumur hidup. Karena itu sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, tentu Anda harus tahu apa aspek dan faktor kriteria pemilihan yang harus dihitung secara matang. Mau tahu apa saja aspek yang harus diperhatikan?

Ilustrasi sepuluh kriteria calon istriMasa pacaran merupakan salah satu upaya untuk menemukan pasangan hidup yang tepat. Pacaran yang baik tidak melakukan apa yang boleh dilakukan pasangan yang sudah menikah. Melakukan hubungan suami istri yang tidak semestinya justru akan berdampak buruk pada hubungan setelah menikah maupun hubungan setelah menikah dengan perempuan lain. Simak beberapa kriteria saat anda memilih calon istri yang baik, dibawah ini.



1. Saling Jujur atau Tidak Suka Bohong.
Tidak ada satu orang pun yang senang dibohongi. Jadi pilihlan perempuan yang bisa dipegang kata-katanya tapi akan berbohong untuk keluarga yang positif. Jika perempuan itu suka berbohong maka akan membuat anda pusing setelah menjadi istri anda nantinya.

2. Cinta dan Setia.
Perempuan yang setia akan selalu mencintai dan selalu berada di samping anda kemanapun anda pergi serta dalam kondisi apapun. Cinta memang menjadi hal yang sangat penting. Karena cinta adalah modal dasar dari hubungan suami istri yang baik dan hal ini sebaiknya sudah ada sejak masih pacaran.

3. Penampilan Menarik.
Carilah perempuan yang dari fisik anda suka, tapi bukan hasil rekayasa. Menarik tidak harus selalu cantik, seksi, manis dan sebagainya tapi yang tidak membuat anda benci saat melihatnya. Cobalah anda prediksi untuk beberapa tahun kemudian, apakah perempuan itu bisa membuat anda tersenyum bahagia saat memandang wajahnya.

4. Taat Ibadah.
Point ini juga penting bagi masa depan keluarga anda, karena anak-anak anda akan banyak dibimbing oleh sang ibu. Jadi carilah perempuan yang bisa mendidik anak-anaknya menjadi manusia yang beriman dan bisa mempengaruhi anda untuk beribadah lebih baik lagi.

5. Pandai atau Pintar.
Carilah perempuan pintar yang bisa membantu mengatur rumahtangga. Atau mungkin bisa membantu finansial atau keuangan keluarga dengan melakukan usaha sampingan atau bekerja.

6. Tidak Materialistis.
Sebanyak apapun uang yang anda dapatkan dari bekerja, tidak akan cukup bila harus menghidupi seorang istri yang materialistis. Apabila anda tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhannya, bisa-bisa dia akan meninggalkan anda lho.

7. Emosi Stabil Rendah dan Dapat Menghibur.
Perempuan yang murah senyum, lemah lembut, tidak suka marah dan tidak mudah stres menghadapi problema hidup akan menjadi istri yang baik. Sebelum kawin dan selama berpacaran anda wajib melakukan pengamatan emosional, sikap dan perilaku. Jika pacar anda gampang sekali marah meledak-ledak dan tidak bisa diubah sebaiknya tinggalkan saja. Istri yang baik adalah istri yang bisa menghibur di saat suka dan duka dalam berbagai kondisi baik terhadap suami maupun terhadap anak. Pilih juga perempuan yang bisa mencintai keluarganya dan keluarga anda.

8. Sehat Jasmani Dan Rohani.
Pilihlah perempuan yang sehat dari segi fisik dan mental atau jasmani dan rohani. Pilih yang sehat, cerah, gesit, kuat, dan tidak mudah sakit. Dari segi kesuburan pun juga penting jika anda ingin memiliki keturunan. Jika belum yakin maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan kesehatan berdua saat pranikah. Perhatikan pula keluarganya apakah ada yang memiliki riwayat penyakit yang dapat menurun dan bisa berakibat fatal. Terkadang suatu penyakit dapat diturunkan ke anak atau cucu.

9. Dapat Dikontrol Dan Mengontrol.
Saat calon istri melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan apa yang anda inginkan, katakan dengan baik tanpa emosi. Katakan bahwa dia bisa melakukan apa yang anda inginkan dan ungkapkan juga alasannya. Begitu pula sebaliknya, dia pun bisa melakukan hal yang sama. Tentu saja hal ini diperlukan adanya kesamaan tingkatan atau derajat dimana masing-masing pasangan sama-sama dalam satu team kepemimpinan yang solid. Untuk mendapatkan perempuan tipe ini, biasanya usia tidak terpaut jauh dengan anda dan kepintarannya pun hampir sama dengan anda.

10. Persetujuan Orang Tua, Keluarga, Teman dan Sebagainya.
Saat ingin memutuskan menikah, sudah pasti harus ada dukungan dari orang-orang disekitar anda, seperti orang tua, mertua, teman, kerabat, saudara, teman, tetangga, teman kantor dan lain-lain. Pernikahan yang emosional tanpa dukungan orang dekat dapat berdampak buruk bagi hubungan di masa mendatang. Yang jelas jika belum mendapat persetujuan, anda harus dapat berbicara dengan baik untuk membela argumentasi anda. Semoga berhasil. (Ilustrasi Ridho Perdana)